Top Menu

ANDA TELAH BERGABUNG DI PADI UMKM? SIMAK TAHAPAN DAN PENJADWALAN UMUM PROYEK KONSTRUKSI

Tahapan Manajemen Konstruksi, ketika selesai melakukan proses penawaran dan tanda tangan, maka proyek konstruksi pada pengadaan jasa konstruksi pun sudah bisa dimulai. Pihak manajemen proyek bangunan pada pengadaan jasa konstruksi sangat berbeda dengan manajemen proyek pada jenis lain. Namun, terdapat beberapa prinsip yang umumnya selalu tersedia. Biasanya, proyek konstruksi pada pengadaan jasa konstruksi tersebut dilakukan dengan lima tahapan, yaitu:



Sebelum dimulainya suatu proyek, maka pihak manajer konstruksi harus bisa membuat laporan kelayakan proyek pada pengadaan jasa konstruksi dan juga mengajukannya pada mereka yang memiliki kepentingan di dalamnya agar bisa menentukan apakah mereka bisa melanjutkan proyek sesuai rencana. Bila seluruh pihak sudah sepakat, maka manajer konstruksi bisa menghimpun sejumlah dokumen inisiasi proyek yang di dalamnya mencakup ruang lingkup dan juga keperluan bisnis. Perencanaan, Di tahap ini, manajer proyek harus bisa membuat perencanaan yang meliputi informasi terkait berbagai aspek penting proyek pengadaan jasa konstruksi, seperti estimasi biaya dan juga alur kerja.

Eksekusi, Dalam tahapan ini dimulailah pelaksanaan proyek konstruksi yang sebenarnya. Tahapan ini umumnya terdiri dari dua proses, yaitu pelaksanaan proyek dan juga pengendalian ataupun pemantauan suatu proses. Rapat harus bisa diadakan secara teratur agar bisa mematuhi setiap aspek dan juga proses pengadaan jasa konstruksi. Seorang manajer konstruksi harus bisa memberikan banyak waktu untuk mengawasi proyek dan menyesuaikan jadwalnya dengan perubahan dan berbagai masalah yang bisa terjadi. Hal ini guna mempertahankan kendali proyek yang menjadi tanggung jawabnya.

Tahap terakhir dalam pengerjaan proyek adalah penyelesaian proyek. Di dalamnya, pihak manajer konstruksi harus memeriksa kembali apakah proyeknya sudah berhasil memenuhi berbagai tujuan awal dan apakah proyek tersebut bisa diselesaikan berdasarkan estimasi anggaran awal. Lalu, manajer harus menyusun laporan dan menyajikan hasil akhir proyek.

Tips Mengoptimalkan Penjadwalan Proyek Konstruksi, Sebagai seorang proyek manajer, Anda harus bisa menyelesaikan proyek secara tepat waktu. kenapa? Karena proyek yang mangkrak akan menghabiskan lebih banyak biaya dan menempatkan tim berada di bawah tekanan. Oleh karena itu, proyek konstruksi memerlukan solusi yang mampu memberikan visibilitas lengkap pada seluruh proses dan juga memudahkan pemangku kepentingan proyek tersebut untuk memantap setiap detailnya. Berikut ini adalah keempat komponen dasar dari penjadwalan dalam manajemen konstruksi:

Alokasi Tugas Secara Real-Time, Manajer proyek harus mampu membuat, menetapkan dan juga memprioritaskan tugasnya secara real time selama pengembangan proyek konstruksi dilakukan. Sehingga, mereka bisa memastikan bahwa seluruh masalah bisa diselesaikan secara tepat waktu dan bisa menghindari penundaan pekerjaan.

Bagi Jadwal Ke Pekerja, Bila seluruh tugas sudah diberikan, dan sudah menetapkan rencana yang jelas, maka Anda harus bisa menginformasikannya kepada seluruh pekerja yang terlibat.

Komunikasi Dengan Subkontraktor, Salah satu masalah yang paling sering terjadi dalam manajemen konstruksi adalah minimnya kepercayaan di seluruh rantai pasokan yang ada. Sehingga, subkontraktor ada akhirnya menunda tugas mereka karena takut subkontraktor sebelumnya tidak mampu menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu.

Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates